Precious moments from one year ago

Dear diary,

Hari ini, 10 Februari 2010. Saya ingat sekali di hari yang sama, setahun yang lalu ialah hari pertama saya mulai bekerja di Kementerian Negara Lingkungan Hidup, sebagai staf honorer di  Asisten Deputi Standardisasi Teknologi dan Produksi Bersih, Bidang II Produksi Bersih (panjang amat yak namanya…)

Tidak lama saya bekerja disana, bulan Juli 2009 saya resign karena diterima untuk summer school di Ichikawa, Chiba-ken, Jepang. Namun, 6 bulan disana penuh dengan pengalaman berharga yang mungkin akan saya kenang selalu. Pengalaman bekerja, bagaimana cara berkomunikasi dengan boss, deal dengan boss, sampai lembur dengan boss buat mempersiapkan seminar kit. Pengalaman pertama kali bekerja full time dan menerima honor (yang sepertinya hanya cukup untuk beli bensin mobil dua minggu). Pengalaman berteman dengan teman-teman yang berbeda jauh, sampai pengalaman mengobrol dengan ibu-ibu yang sudah berkeluarga. Wakwaaaaw pisan lah.

Kenangan yang paling berkesan ialah ketika saya “diculik” Mas Nelson dan Mbak Wiwi ke Cikampek buat makan sate maranggi. Hari ini kita bertiga pergi ke nikahan teman di KLH juga, sepulangnya saya seharusnya ada janji dengan teman SD di Pondok Indah Mall. Alih-alih ke Pondok Indah Mall, saya diculik buat ikutan makan di sate maranggi. Waktu itu saya sempat dongkol, tapi dengan tawa kemenangan Mas Nelson bilang: “ Biar nanti kalau kamu sudah sukses, kamu punya kenangan kalau kamu pernah kita culik. Hahahaha…”

Well, sekarang juga saya belum jadi orang sukses, tapi hari itu sudah terkenang manis di ingatan saya.

Pulang dari Cikampek, saya langsung masuk angin. Hahahahaa…gara-gara Mas Nelson nih, di jalan tol udah angin glebug, jendelanya dibuka, jadi aja masuk angin.

Dulu 6 bulan berjalan lama sekali, jangankan 6 bulan, dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore saja detik demi detik berasa begitu lama. Kadang saya setengah hati menjalankan semua pekerjaan, malah saya menghabiskan waktu di depan komputer dengan bermain Onet, buka Facebook, buka forum, atau yang lebih produktifnya ke perpustakaan cari buku referensi buat bikin proposal S2. Weeeew…maafkan saya Ibu Boss, Pak Boss…

Namun saya ingin berterima kasih kepada seluruh staff Standeksih, terima kasih karena sudah memberikan saya banyak pengalaman dan pelajaran. Terima kasih atas semua masukan-masukannya, support buat saya untuk terus menjajaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, masukannya supaya saya bisa ketemu jodoh (halaaaaaah….). Buat Bu Tantri dan Bu Listi, makasih sudah menerima saya sebagai staf honorer. Buat Bu Lia, terima kasih sudah jadi supervisor saya, maaf saya banyak mengecewakan. Buat Bu Muli, makasih sudah memberikan saya honor setiap bulannya. Buat Bu Ade, makasih atas candaanya. Buat Pak Untung, terima kasih atas joke-jokenya. Buat Pak Kiki, makasih sushi dan Haagen Dasznya, ditunggu undangan pernikahannya. Buat Mas Eka, selamat atas pernikahannya. Buat Mbak Arif, makasih atas guide-guidenya mengenai Jakarta, terutama daerah Pondok Bambu.

Spesial, buat Mbak Ade, Mbak Wiwi, dan Mas Nelson, terima kasih banyak sudah membuat saya merasakan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Asdep Standeksih, Lantai 6 Gedung B, sebagai “rumah” selama 6 bulan.

Saya tidak akan sampai disini, tanpa dukungan kalian semua. Semoga kita bisa bertemu lagi, sebagai orang sukses.

Cheers!

Nilna Amelia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s