Interview.Interview.Interview

Alhamdulillah, ujiannya sudah selesai. Setidaknya satu beban sudah lepas. Tinggal nanti tanggal 9 Maret pengumuman lulus atau enggaknya. Semoga tidak ada halangan, dan saya bisa lulus. Amiiin.

Meskipun sudah berkali-kali melewati hal-hal semacam sidang, interview, tetep saja ketika kita kembali disuruh interview atau presentasi sidang, pasti ada rasa nervousnya. Kecuali buat mereka yang jam terbangnya sudah tinggi alias sering presentasi.

Tapi saya bukan orang ber-jam terbang tinggi dalam presentasi atau interview.

Jadi saya tegang.

Pagi hari saya seperti ga mau bangun, maunya tidur aja trus sampai jam setengah dua, terus langsung ujian. Soalnya kalau tidur, kan pasti tidak mikirin gimana nanti interviewnya? Bisa jawab ga ya? Gimana kalau ditanya struktur kimia HBCD atau susunan protein mangan peroxidase? Mikirin seperti itu kan bikin frustasi saja.

Tapi saya ga bisa tidur sampai jam setengah dua siang. Akhirnya saya pun mengalihkan pikiran dengan makan, fesbukan, bahkan nonton dorama. Saya berniat datang ke kampus setelah Dzuhur saja. Kalau datang pagi-pagi, ribet sama pakaian formalnya. Disini kan kalau mau ujian atau interview harus pakai kemeja putih, blazer hitam, dan celana kain hitam plus spatu pantofel hitam. Ribet deshou kalau pakai dari awal, lagian saya kan pasti pulang dulu buat sholat Dzuhur. Tambah ribet nantinya. Lagian Sensei lagi ga ada di kampus hari ini, jadi datang siang tak masalah sepertinya.

Pukul 12.30 saya bertolak ke kampus, jalan kaki. Kalau naik sepeda, takut ntar celana kainnya nyangkut di roda dan robek (hahahaha…lebay gini pikirannya). Selama perjalanan apato-kampus saya banyak menemukan wajah-wajah import yang nampaknya akan mengikuti ujian yang sama dengan saya. Jadi sedikit tenang kalau mereka ternyata sama tegangnya dengan saya. Huehehe…

Begitu menginjakkan kaki di pelataran kampus, mata saya menangkap sosok yang familiar. Ternyata sensei saya. Lho kok? Katanya ada dinas keluar kota, kok malah disini? Beliau pakai jas, dan kemudian masuk mobil lalu pergi. Nampaknya beliau baru pergi keluar kotanya siang ini, bukan dari pagi. Ah, jadi menyesal ga datang dari pagi, siapa tau dapat wejangan dulu dari sensei.

Dan benar saja, begitu masuk lab, Shankor-san bilang, “ Sensei is very worried about you. He said, daijoubuka? Nilna wa..I  said, daijoubu daijoubu.”

Tuh kan, bener. Yasudahlah, sekarang tinggal gimana biar ga ngecewain sensei. Ganbarimasu!!

Tepat pukul 12.10 saya beranjak dari lab ke tempat test, teman-teman di lab menyemangati saya dengan terus mengatakan, “ ganbatte ne, Nilna-san.”

Arigatou na, minna.

Yosh, saya langsung ke tempat tunggu ujian. Ternyata yang ujiannya bareng dengan saya ada 4 orang, laki-laki semua, cuma saya seorang yang perempuan dan orang asing. Selainnya nampak penduduk asli Jepang, atau paling-paling dari negeri tetangganya Jepang, China atau Korea.

Tepat pukul 13.30, Miki-sensei masuk ke ruangan. Memanggil nomor urut pertama, yang ternyata adalah saya. Alhamdulillah, dapat giliran pertama. Lebih cepat lebih baik! Hehehehe…

Di ruangan interview sudah ada tujuh orang sensei. Banyak amaaat….Cuma dua yang saya tahu, Miki-sensei dan Yoshida-sensei. Yang lainnya ga tau deh. Tapi yang senior tampaknya cuma tiga, yang lainnya masih junior begitu.

Catatan: pertanyaan dicetak tebal, jawaban saya dicetak miring.

Pertanyaan pertama, alasan ke Jepang.

Saya jawab saja, saya ingin belajar bioteknologi disini, karena Jepang terkenal sebagai Negara maju dari segi teknologinya, termasuk bioteknologi itu sendiri.

Terus Miki-sensei bertanya, pakai bahasa Inggris bisa?

Bisa, jawab saya. Waaah, saya langsung mikir, jangan-jangan pertanyaan selanjutnya pakai bahasa Inggris. Enak dong.

Tapi ternyata enggak  tetap pakai Nihongo =_=

Miki-sensei lalu bertanya lagi, cuaca disini gimana? Tidak masalah?

Tidak, jawab saya. Tapi dingin.

Pas saya bilang dingin, semua sensei tertawa. Saya langsung nambahin begini, dingin sih, tapi sekarang mulai memanas. Catat, saya bilang memanas (暑い) bukan menghangat (温かい). Huhuhu….

Pertanyaan selanjutnya, sudah berapa lama belajar bahasa Jepang.

Setahun, bohong padahal mah dua tahun. Tapi kayaknya emang belum pantas dengan kemampuan bahasa Jepang saya yang seperti ini, ngaku-ngaku belajarnya sudah dua tahun.

Lalu salah satu sensei bertanya, sudah pernah ikut test bahasa jepang?

Sudah, kemarin ambil level 3, lalu dalam hati saya lanjutkan, tapi ga tau lulus atau enggak.

TOEFL gimana?

550 pas, ga lebih ga kurang

Kemudian salah satu sensei muda bertanya, sudah lulus mau ngapain?

Pulang ke Indonesia, kerja disana, menerapkan ilmu yang sudah saya pelajari disini (cieee…)

Baru deh ditanya, penelitiannya apa? Sebenarnya pertanyaan ini saya ga yakin, tapi dengan pedenya saya terjemahin aja dia nanya tentang penelitian saya.

Saya jawab aja, bioremediasi HBCD. Udah aja titik. Ga dijelas-jelasin lagi, takut ditanya macem-macem, bisa gawat wat wat.

Dulu S1 ngambil apa?

Biologi

Ada kimianya?

Ada, belajar kimia iya, tapi untuk spesialisasinya Biologi.

Beasiswa gimana?

(Insya Allah) dapat dari perusahaan Indonesia

Perusahaan apa?

Oil and petroleum company, yang ini beneran pakai bahasa Inggris, ga tau bahasa Jepangnya apaan. Huehehe…

Jadi ntar kalo lulus kerja disana?

(Insya Allah) iya.

Oke, kalau begitu terima kasih.

Sudah deh selesai interviewnya. Kebanyakan dari jawaban saya diakhir oleh anggukan para sensei. Mudah-mudahan anggukan mereka pertanda baik. Amiiieeen… Semoga semuanya lancar-lancar saja, jadi saya bisa kuliah dengan baik disini. Amiiieen…

Lima menit yang kemarin membuat saya jumpalitan sudah selesai. Ikhtiar sudah, tinggal doa dan kita lihat saja hasilnya. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan.

Eniwei, sekarang udaranya sudah mulai hangat, baru cek di ramalan cuaca, saat ini suhu di Fuku 14 derajat Celcuis. Huaaa…senangnyaaa ^___^

Teruslah menghangat, Fukui-san.

Cheers!

Nilna Amelia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s