Enak ga enak tinggal di Jepang

Dear diary,

Di dunia ini ga ada yang sempurna, termasuk ketika kamu hidup di negara maju. Sebelum merasakannya, semua orang pasti punya pikiran, waah, enak kali ya tinggal di Jepang atau Eropa, bisa lihat salju, terus kotanya pasti bersih. Yah, minimal pasti adalah pikiran-pikiran seperti itu. Tapiiii…, setelah merasakannya, ga 100% enak, pasti ada ga enaknya juga. Berikut saya gambarkan sedikit enak ga enaknya tinggal di Jepang.

Enaknya:

  • tingkat kriminalitas kecil, mungkin karena orang-orangnya pada makmur, jadi ga banyak kejadian kayak pencurian dan lain-lain.
  • transportasi bagus, belum lagi media infomasi mengenai transportasi juga sangat informatif. Tinggal masukin alamat website seperti http://www.hyperdia.com atau http://www.jorudan.co.jp, kamu bisa tau cara pergi ke suatu tempat di Jepang.
  • Pajak benar-benar dikelola dengan baik. Buat kita orang asing pun jadi bisa menikmati. Contohnya: beasiswa monbusho, itu dari pajak di Jepang lho, anak-anak Indonesia banyak yang dapat, tapi saya enggak
  • Snack-snack ringan di Jepang, sedikit mengandung MSG, buat saya penggemar snack, ini merupakan suatu keberuntungan :p
  • Akses internet cepat, ga usah dibahas ini mah.
  • Teknologi terlalu maju, kita seperti dimanjakan dengan teknologi. Disini buat bikin roti sendiri, ada alatnya, tinggal masukin tepung, gula, telor, ragi, nyalakan alatnya, beberapa menit kemudian keluar roti siap dimakan. Belum lagi laptop, hp, waah jangan ditanya itu mah.
  • Orang Jepang banggga akan produk dalam negerinya. Jadi jangan heran kalau harga Iphone bisa murah banget disini, kalah jauh dengan hp keluaran Docomo. Buat kita orang Indonesia, ini suatu keuntungan, karena Iphone kan mahal di Indonesia.
  • Orang Jepang juga ga suka makanan yang kadaluarsa sedikit. Maksud kadaluarsa disini, misalnya pisang, ada bercak hitamnya sedikit aja, harganya langsung jatuh. Ini juga keuntungan, karena dengan kualitas yang sebenarnya masih bagus, kita bisa dapat harga murah :p
  • Kekayaan intelektual dijunjung tinggi. Semua software di lab asli semua, dan kamu akan terkaget-kaget ketika menemukan CD lagu dirental, dan bayarnya ga murah lho.

Gak enaknya:

  • Semua petunjuk seperti buku panduan perjalanan, manual guide alat, sampai formulir kesehatan, dalam bahasa Jepang. Kamu hanya akan menemukan bahasa Inggris pada papan penunjuk arah, stasiun-stasiun besar, serta tempat wisata terkenal. Yang lain, siap-siap aja pusing lihat kanji.
  • Tegangan listrik peralatan elektronik besar. Pemanas air listrik, bisa butuh 900-1000 watt, wakakakakakaa….tinggal deg-degan aja liat tagihan listrik tiap bulan.
  • Buat yang muslim, susah cari makan disini. Untuk roti dan makanan ringan lainnya, banyak mengundangan emulsifier dari hewan yang mana haram. Saya pernah dibawakan sekresek besar cokelat dari Jerman, dan semuanya menggunakan emulsifier dari tumbuhan. Padahal kan Jerman juga mayoritas non-muslim.
  • Jangan harap nemu air mineral galon disini, apalagi tukang refillnya. Gak ada. Soalnya disini air bisa diminum langsung dari keran. Tapi buat saya ga afdol kalau minum langsung, jadi selalu saya panaskan dulu. Memanaskan air = menggunakan pemanas air 1000 W. Huhuhuhuu…

Segini dulu ah. Sebenarnya hari ini ga ada ide, hahaahahahaha…maaf kalo aneh postingannya.

Cheers!

Nilna Amelia

5 thoughts on “Enak ga enak tinggal di Jepang

  1. mimpi bisa jadi kenyataan lhooo…. asal niat mau ngejernya… hehehe… saya juga bisa ke Jepang semuanya berawal dari mimpi #tiba2 ada soundtrack Laskar Pelangi-nya Nidji :p

    • Yup! Di lab saya dulu, temen-temen pada pulangnya malam, diatas jam 7, kadang-kadang jam 10 malam. Kalau Sensei biasanya datang ke lab jam 9 pagi, pulangnya min jam 7 malam.

      Lama-kelamaan terbiasa jg dengan ke-workaholic-an mereka. Saya pernah sekali pulang jam 3 subuh, pernah juga jam 6 pagi…. Tapi sesekali saja, ga setiap hari…hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s