Hal-hal yang saya rindukan

Dear diary,

Sebelumnya mohon maaf karena kemarin, saya tidak sempat menulis postingan, karena keasyikan baca cerita di internet dan ketika melihat jam sudah jam 12 malam. Huahaahahahahaaa…Gara-gara Kim Bum nih (nyari alasan.com) :p

Oke, lupakan Kim Bum. Alhamdulillah, akhir-akhir ini kegiatan di lab sudah mulai stabil. Penelitian sudah dimulai, masih awal sih, tapi saya berusaha sebaik mungkin agar dapat hasil yang terbaik. Selain itu, Insya Allah Senin depan sudah mulai kuliah, dan hal yang menyenangkan, ada kuliah Bahasa Inggris. Hahahaha…cuma satu sih, tapi gapapalah, at least ada Bahasa Inggrisnya di tengah-tengah lautan kanji, hiragana, dan katakana :p

Melihat judul postingan kali ini, ada beberapa hal yang saya rindukan dari Indonesia, yang nampaknya tidak ada disini. Mungkin ada, tapi saya tidak menemukannya. Berikut adalah hal-hal yang saya rindukan di Indoenesia:

(Oh ya, ini tidak termasuk keluarga, sahabat, dan rumah yang selalu saya rindukan, ini hal-hal yang lebih umum) :p

1. Mushola

Disini ga ada mushola, teman-teman cewek yang muslim juga jarang. Jadi kangen sama mushola bio yang sempit atau mushola dadakan di lab eko. Kangen juga imam-imaman sama teman-teman cewek. Hehehee…

2. Nonton Hemat a.k.a Nomat

Hahahahaha, di Jepang ga ada yang murah, termasuk nonton. Tiket Bioskop aja bisa nyampe 1.000 yen alias Rp.100.000. Syukur-syukur kalau ada diskon (biasanya ada ladies day) bisa jadi 800 yen, tapi tetep aja mahal. Selain itu, kebanyakan movie disini full nihongo, bahkan beberapa film barat didubbing menjadi nihongo. Sungguh sedih buat saya yang doyan nonton di bioskop😦

3. Tukang bakso/ nasi goreng/ siomay keliling

Kalo malam-malam lapar ya kudu masak sendiri, mana ada bunyi mangkok dipukul pakai garpu depan rumah, sambil ada yang teriak: maaay…siomaaaay. Boro-boro dah. Buat saya yang doyan makan pinggiran, sungguh kehilangan yang besar terhadap mamang-mamang tukang bakso/nasi goreng/siomay.

4. infotainment

hahahaha…ketauan suka nonton acara gosip. Selama disini ga pernah up to date. Aya gosip naon ayeuna? :p

5. mie instant

di Jepang banyak banget jenis mie. Udon, soba, ramen, mulai dari rasa sayur, kimchi, daging, you name it! ada semuanyaaa… tapi sayang sekali sodara-sodara, ga ada satupun yang bisa saya makan. Padahal ya kalo di lab, kalo udah jam makan siang, semerbak harum mewangi tu bau mie. Bikin ngiler aja, hahahahaa… Emang sih disini ada yang jual Indomie, tapi rasanya agak beda, mungkin MSGnya dikurangi kali yaaa…jadi agak beda rasanya.

Jadi inget jaman-jaman TA pas S1, kerjaannya sama temen-teman makan yang banyak MSGnya, alasannya: MSG membuat bahagia (dziiiiiiiiiiiiiiiiing!!!)

*oke jangan ditiru ya adik-adik, tidak baik makan MSG banyak-banyak*😀

Masih banyak lagi sih hal-hal yang dirindukan. Ntar dilanjut lagi….Yuuuk mariiiiiiiiiii….

Cheers!

Nilna Amelia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s