Workaholicnya orang Jepang

Dear diary,

Sudah dua minggu ini penelitian saya berjalan, dan dua minggu berturut-turut saya harus ke lab pada hari Sabtu, untuk mengambil data. Saya sendiri sih senang-senang aja, karena pertama, akhirnya saya mulai penelitian, kedua, internet di lab, ketiga, emang ga ada kerjaan. Daripada suntuk ga jelas di kamar, mending ke lab, hahahaha…

Cuma ga enaknya, akhir-akhir ini data saya jadi aneh. Huhuhuhuhu…

Nah, seperti yang saya tulis di atas, saya ke lab karena tujuan utamanya ada penelitian dan menghindari suntuk. Sebab disini memang kegiatan saya masih sedikit, penelitian satu-satunya kegiatan saya. Kalau di Bandung mah, kalo bisa ga ke lab saya ga akan ke lab, mending di rumah sama ortu ato beraktivitas sama temen-temen, ato beli dvd bajakan, liat aktor yang ganteng.

Rupanya, kegiatan saya di atas, jarang dilakukan oleh teman-teman lab saya. Hari libur seperti Sabtu, mereka tetep ke lab, padahal ga ada penelitian, Sensei pun tidak masuk. Dan mereka bukan ke lab buat internetan seperti saya, mereka ke lab buat ngerjain tugas yang akan dikumpulkan dua minggu lagi.

Niat banget ya? Dulu saya kalau ada tugas, pas udah mepet-mepet pengumpulan tugas, baru deh bikin. Bahakan minus sejam sebelum pengumpulan masih kelabakan nyari printer.

Melihat mereka seperti itu, akhirnya saya juga ikut-ikutan ngerjain. Padahal saya baru kebagian waktu pengumpulan tugasnya tiga minggu lagi. Tapi gapapalah, tugasnya memang memakan waktu. Sebenarnya gampang sih, kita disuruh cari jurnal yang berhubungan dengan penelitian kita, lalu ngejelasin ke teman-teman di lab.

Nyari jurnalnya ga masalah, ngertinya juga bisalah, ngejelasinnya itu. MASALAH!!! Soalnya banyak teman-teman di lab yang ga begitu ngerti bahasa Inggris. Sensei bilang ke saya, ” gapapa pakai bahasa Inggris, meskipun sebenarnya agak bermasalah juga sih. Soalnya nanti pada ga ngerti. Pokoknya sementara ini kamu boleh pakai bahasa Inggris, dua tiga bulan lagi harus ngejelasin pakai bahasa Jepang.”

Wakwaawaawawawawawaaaaaw…

Jadilah saya tiga minggu sebelum pengumpulan tugas, sudah berkutat dengan jurnal yang mau dipresentasikan. Ikut-ikutan seperti mahasiswa Jepang lainnya yang workaholic.

Hmmm…, boleh juga sih pengaruh “etos kerja” mereka. Tapi saya ga mau berlebihan aaah…bosen kali kalo tiap hari serius terus. Hahahahahaa…

Oh ya, saking workaholicnya mereka. Hari minggu besok mereka mau ke lab juga, buat ngerjain tugas lagi. Helloooo…, ngerjainnya bisa di rumah kan?

Ckckckck…

Cheers!

Nilna Amelia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s