“Then, which of the favors of your Lord will ye deny?”

Satu hal yang baru saya sadari, ibu saya selalu memarahi saya ketika saya merasa sombong atau tidak bersyukur, satu kalimat yang berasal dari Al-Quran, surah Ar-Rahman

Nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kamu dustakan?

Saya baru sadar kalimat itu, saat saya berada di bawah roda, saat keimanan saya berada di bawah tepat tergilas tanah, saat saya merasa sudah stuck dan hanya bisa menyalahkan, meratapi, mengeluh, dan menangis. Saat otak saya tidak bisa berpikir jernih, saat nafsu pikiran hampir menguasai seluk beluk diri saya.

Seketika saya terngiang-ngiang kalimat Mbak Yayu saat pengajian online yang berkata, ” …kita masih diberi nikmat iman dan islam…”

Ya, nikmat iman dan islam, dua hal yang saya lupakan akhir-akhir ini. Astaghfirullah….

“Ya Allah, tolong jaga hambaMu ini, tolong tetap berikanlah nikmat iman dan islam dari diri saya, pada saat apapun sampai saya menghembuskan napas terakhir ini. Tolong berikan petunjukmu setiap saya melangkah, pada saat apapun. Dan tolong jangan biarkan saya tergelincir dalam kesesatan, setelah saya mendapatkan petunjuk dariMu. Wahai Engkau Yang Maha Membolak-balikkan hati, tetapkanlah saya dalam Islam. Ya Allah, Sungguh Engkau Maha Mendengar, Sungguh Engkau Yang Tercepat Pengabulannya, kabulkanlah doa hambaMu ini”

Teman-teman, jagalah nikmat ini, sekuat tenaga sampai kamu meninggalkan dunia ini. Karena sungguh, nikmat iman dan islam itu nikmat paling besar yang diberikan Allah SWT kepada hambaNya, melebihi nikmat apapun di dunia ini.

Dan satu hal yang pasti:

” Tidak semua hal bisa dijawab dengan logika, tidak semua hal ada jawabannya, oleh karena itu tidak semua hal harus dipertanyakan. Hanya hati yang berimanlah yang bisa menerimanya”

Semoga kita selalu dalam lindunganNya sampai akhir nanti, karena Dia lah sebaik-baiknya Pelindung.

One thought on ““Then, which of the favors of your Lord will ye deny?”

  1. coba ini nil…

    “Allohumma yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinik. Allohumma yaa mushorrifal quluubi wal abshoor, shorrif quluubanaa ‘alaa thoo’atik.”

    “Ya Allah, yang mengendalikan semua hati, tetapkanlah hatiku pada agamaMu. Ya Allah, yang mengarahkan hati dan penglihatan, arahkan hati kami untuk ta’at kepadaMu.”

    aamiin!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s